Woocommerce JNE Pack

Woocommerce JNE Pack adalah plugin premium yang memungkinkan Anda untuk menghitung ongkos kirim customer Anda melalui jasa pengiriman JNE.

Plugin ini mendukung perhitungan volumetrik dan perhitungan berat biasa. Tolong dicatat, ketika Anda menulis produk Anda di admin panel Anda. Anda harus menulis berat atau volume dari produk itu. Dan informasi itu benar sama dari kenyataannya.

Installation

  1. Upload plugin ke ‘/wp-content/plugins/’ toko online Anda.
  2. Aktifkan plugin dari menu ‘Plugin’ di admin panel Anda.
  3. Thats it – you can now configure the plugin. 😉

Configuration

  1. Ketika plugin sudah aktif, pergilah ke menu WooCommerce > Settings > Shipping Methods.
  2. Metode pengiriman yang tersedia akan terpampang di sana. Di sana akan ada JNE OKE, YES dan Reguler.
  3. Kemudian klik JNE Shipping OKE, kita akan mengaktifkan lisensi Anda di sana. Lisensi tersebut diperlukan untuk mendapatkan automatic update. Masukkan lisensi Anda di form yang disedikan.
  4. Ketika Lisensi Anda sudah aktif. Kemudian pilih JNE mana yang ingin Anda gunakan. Misal Anda ingin mengaktifkan JNE OKE, maka checkbox Enable this shipping method.

Parcel Packing

Plugin ini mendukung bagaimana sebuah parcel pesanan customer Anda dikirimkan. Tipe packing ini bisa Anda konfigurasi di bagian Cost Added… Kami mendukung parcel packing sebagai berikut.

packing-jne

Per Item

Dengan memilih per item, maka ongkos pengiriman yang dihitung per item bukan keseluruhan item di order tersebut. Hal ini akan mengalami perbedaan ongkos kirim jika berat produk itu adalah floating dan jumlah item tersebut lebih dari itu.

Misalkan customer A memesan 2 Baju dengan berat masing-masing 1.3 kg. Maka dengan Tipe packing per item, plugin WC JNE Pack dan Woocommerce akan menghitungnya begini:

2 kg( berat barang 1.3 kg jadi 2 kg ) x Rp. 25.000 ( Ongkir per Kg ke lokasi customer )  = Rp 50.000.

Karena barangnya ada dua ( 2) maka total ongkos kirimnya adalah Rp. 100.000.

Per Order

Per order berarti Anda mengirim parcel pengiriman tersebut per order. Anda menggabungkan semua produk yang dibeli dalam satu parcel.

Melanjutkan contoh yang sudah saya utarakan di atas maka ongkos kirim untuk order 2 baju dengan berat 1.3 Kg adalah:

3 Kg ( 1.3 Kg + 1.3 Kg = 2.6 Kg ( dibulatkan jadi 3 Kg — seperti JNE ) )  x Rp. 25.000 ( Ongkir per Kg ke lokasi customer ) = Rp. 75.000.

Jadi total ongkos kirim untuk order tersebut adalah Rp. 75.000 jika Anda memilih per order. Lihat perbedaannya, bukan? Tolong memilih mana yang Anda gunakan.

Cost Per Order

Anda sebagai pengelola toko pasti mengeluarkan modal untuk mengirimkan barang pesanan customer Anda. Seperti pembelian bungkus packing, bensin ke kantor JNE dll.

Jika Anda ingin menambahkan ongkos kirim customer Anda karena modal / uang yang Anda keluarkan untuk pengiriman tersebut maka Anda bisa menambahkannya di field Cost Per Order. Jika tidak, Anda bisa membiarkannya kosong.

Jika Anda menambahkan cost per order, maka cost tersebut akan ditambahkan. Misalkan Anda menulis 5000. Pada kasus tipe per order di atas maka totalnya akan menjadi:

3 Kg ( 1.3 Kg + 1.3 Kg = 2.6 Kg ( dibulatkan jadi 3 Kg — seperti JNE ) )  x Rp. 25.000 ( Ongkir per Kg ke lokasi customer ) + Rp. 5.000 ( Cost Per Order ) = Rp. 80.000.

Pada kasus per item:

2 kg( berat barang 1.3 kg jadi 2 kg ) x Rp. 25.000 ( Ongkir per Kg ke lokasi customer ) x 2 ( jumlah barang ) + Rp. 5.000  = Rp 105.000.

Memasukkan Ongkos Kirim

Sekarang Anda sudah tahu bagaimana mengkonfigurasi plugin WC JNE Pack. Kini saatnya Anda belajar bagaimana memasukkan data ongkos kirim di toko online Anda.

Cara memasukkan ongkir di plugin ini ada 2, yaitu melalui manual dan import

Cara Manual

Untuk memasukkan ongkos kirim melalui manual, pergilah ke Woocommerce > JNE. Dan Anda akan melihat tampilan tabel yang familiar sama dengan post atau page manajemen di WordPress. Di situ Anda bisa memanajemen data ongkos kirim Anda.

Anda bisa mendelete sebuah ongkos kirim, menambahkan atau mengeditinya.

woocommerce jne scrren
Tampilan woocommerce jne untuk memasukkan data ongkir 

Jika anda ingin menambah Ongkos kirim baru, klik Add cost. Berikut step-stepnya. Untuk lebih memudahkan Anda untuk memahaminya saya akan memberikan Anda contoh, berikut saya ingin memasukkan ongkos kirim untuk Kabupaten Sumenep. Data ongkosnya adalah

Kecamatan Ongkir
Sumenep Rp22.000
Ganding Rp.27.000
Masalembu Rp41.000
Ambunten Rp27.000
Arjasa Rp41.000
Batang Batang Rp27.000
Batuputih Rp27.000
Bluto Rp27.000
Dasuk Rp27.000
Dungkek Rp27.000
Gapura Rp.27.000
Gayam Rp41.000
Giligenteng Rp41.000
Guluk-Guluk Rp27.000
Kalianget Rp27.000
Lenteng Rp27.000
Manding Rp27.000
Nonggunong Rp41.000
Pasongsongan Rp27.000
Pragaan Rp27.000
Raas Rp41.000
Rubaru Rp27.000
Sapeken Rp41.000
Saronggi Rp27.000
Talango Rp41.000
Batuan Rp27.000
Kangean Rp41.000

Pada tabel di atas, Anda bisa lihat bahwa di kabupaten Sumenep komposisi ongkos kirim JNE yang paling banyak sama secara berurutan Rp. 27.000, Rp. 41.000, dan Rp. 22.000.

Karena Ongkir yang paling banyak adalah Rp.27.000 maka saya merekomendasikan Anda menulis Rp. 27.000 sebagai ongkos kirim default untuk kabupaten sumenep. Sehingga Anda hanya perlu mengeset ongkir kecamatan lebih sedikit. Anda hanya perlu mengeset ongkir kecamatan di kabupaten Sumenep yang tidak berharga Rp. 27.000.

editor-wc-jne-pack

Secara default plugin ini akan menggunakan default cost untuk kota tersebut, akan tetapi jika kecamatan di dalam kota itu mempunyai data cost sendiri maka WC JNE Pack akan menggunakan data ongkos kirim di kecamatan.

Hal ini sangat berguna jika di sebuah kabupaten / kota mempunyai ongkos kirim yang sama di tiap kecamatannya atau banyak yang sama. Semisal Kota Surabaya, semua ongkos kirim di kecamatan Surabaya adalah Rp.17.000. Jadi untuk Kota Surabaya Anda tidak perlu membuat data ongkos kirim untuk kecamatan. Cukup ditulis Rp.17.000 di default cost-nya.

 Membuat Data Ongkir untuk Kecamatan:

Ini gampang, seperti menulis posting. Anda sudah melihat di screenshot ada tab Kecamatan. Tetapi sebelum Anda bisa menambah kecamatan. Anda perlu menekan tombol ‘Save destination’ atau ‘Publish’ terlebih dahulu.

Setelah ditekan baru Anda bisa menambah data kecamatan di tab kecamatan. Klik saja tab itu sekarang.

kecamatan

Melanjutkan untuk contoh Kabupaten Sumenep di atas di mana default costnya adalah Rp. 27.000. Maka, karena kecamatan Arjasa dan Sumenep mempunyai ongkir yang berbeda, maka saya harus membuat data ongkos kirimnya di sini. Begitu juga kecamatan lain di kabupaten Sumenep yang memiliki ongkir kirim bukan Rp.27.000.

Kemudian pilih kecamatan yang akan dibuat data  ongkirnya di select option, dan klik Add kecamatan. Tunggu sampai loading selesai. Setelah loading berhenting, akan muncul form baru. Lalu masukkan data ongkir untuk kecamatan tersebut. Seperti terlihat di gambar.

Lakukan lagi untuk kecamatan lain yang tidak sama dengan default cost. Jika selesai, Anda bisa klik publish. Selesailah Anda mengeset data ongkir JNE untuk kabupaten Sumenep dengan cara manual.

Dengan Cara Import

Plugin WP JNE Pack versi 2.0.0 ke atas mendukung import-export. data ongkos kirim dari dan ke toko online yang dibuat dengan Woocommerce. Dengan fitur ini Anda bisa import ratusan, bahkan ribuan data ongkos kirim JNE menggunakan satu file.

Untuk mengimport data ongkir Anda perlu membuat sebuah file CSV. CSV artinya adalah Comma Separated values. Anda bisa membuatnya dengan program-program seperti Excell, Notepad,  atau Google Spreadsheets. Kemudian simpan menjadi CSV.

Bagaimana itu Bekerja?

Plugin WC JNE Pack memiliki API yang mendefinisikan kode lokasi di Indonesia. Kode lokasi provinsi, kota / kabupaten dan kecamatan.

Fitur import WC JNE Pack akan memetakan file CSV tersebut ke dalam sebuah data kemudian memasukkannya ke dalam database. Semisal pada kolom provinsi adalah data untuk kode lokasi provinsi ongkos kirim tersebut, kolom kota adalah data untuk kode lokasi  kota dan kolom kecamatan adalah kode lokasi kecamatan, kolom ongkir oke adalah ongkir untuk kode lokasi tersebut dan seterusnya.

Agar fitur ini bekerja dengan benar Anda harus membuat file CSV dengan format yang sudah ditentukan.

Catatan:

Ketika Anda membuat file CSV pastikan Anda mengikuti aturan yang telah ditentukan agar data yang Anda masukkan tidak diabaikan oleh plugin ini:

  • Setiap data ongkos kirim harus berada di row / garis baru.
  • Kolom pertama dari file tersebut harus diisi dengan data judul dengan urutan yang ditentukan.

Penggunaan

WC JNE Pack memiliki 2 fungsi import, yaitu:

  • Import untuk ongkos kirim kota
  • Import untuk ongkos kirim kecamatan

Anda bisa mengakses fitur import ini di Tools > Import. Dan pilih import mana yang akan digunakan.

Import Kota

Di fitur import kota, file CSV yang Anda buat harus memiliki 5 kolom. Kolom tersebut adalah kode provinsi, kode kota, ongkir oke, yes, reguler. Ikuti  urutan ini.

Untuk mengetahui kode lokasi, yaitu provinsi dan kota Anda bisa mendownloadnya di halaman import kota tersebut. Anda tinggal mengekliknya dan proses download akan berjalan. Kami juga menyediakan contoh file CSV di halaman tersebut.

Silakan mendownloadnya di situ. Atau Anda bisa mendownload contoh yang telah saya buat.

Import Kecamatan

Di fitur import kecamatan, file CSV yang Anda buat harus memiliki 6 kolom. Kolom tersebut adalah kode provinsi, kode kota, kode kecamatan, ongkir oke, yes, reguler. Ikuti aturan ini.

Kecamatan merupakan wilayah dari kota / kabupaten. Jadi Anda harus membuat ongkos kirim kota / kabupatennya dulu ( mengeset default cost kota ) sebelum mengimport kecamatan dari kota tersebut.

Misalkan Anda ingin mengimport kecamatan Kalianget, maka Kabupaten Sumenep harus sudah diimport atau dibuat secara manual dulu. Karena Kalinget adalah kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Anda juga bisa mendownload kode kecamatan di halaman import kecamatan. Lengkap dengan kode lokasi kota / kabupaten dan provinsi. Untuk contoh, Anda juga bisa mendownloadnya di halaman import kecamatan di admin panel Anda. Atau download contoh yang telah saya buat untuk Anda.

Mempunyai masalah dengan import ini? Anda bisa bertanya langsung di support forum.