Posting Singkat: Google Sandbox dan Optimasi SEO

Hai, ini hanya posting singkat. Saya hanya ingin membuka diskusi. Anda bisa berkomentar di sini untuk menyampaikan pendapat Anda. Kita semua sama-sama belajar. Jika Anda lebih tahu dari saya, maka beri pendapat Anda disertai alasan.

Ingat perhatikan juga, tidak boleh memakai kata kunci di kolom komentar. Saya memakai nofollow link di situ. Jadi memakai kata kunci di sana hanya akan menghabiskan waktu Anda.

Saya mempunyai dua pertanyaan untuk Anda. Pertama tentang optimasi SEO dan kedua tentang Google Sandbox. Saya tulis posting singkat ini sekedar crossing pendapat dari tulisannya Muflich Kamil dari Kejar Duit  dengan title tag Karena blog jelas bukan sekedar menampung artikel. Tulisan artikel yang saya maksud adalah  Optimasi SEO Terbaik dan Tercepat Memberi Pengaruh Pada Blog.

Di tulisan tersebut Kamil memiliki pendapat bahwa:

1. SEO yang paling besar nilainya dan memiliki pengaruh paling tinggi adalah konten itu sendiri.

Alasan:

Sekarang, coba buat 2 blog baru.. salah satunya artikel anda update seminggu sekali, sisanya ada 6 hari, lakukan optimasi SEO semaksimal mungkin. Kalau bisa sempurnakan.

Sementara blog yang satu lagi, update artikelnya sehari sekali,.. jadi dalam seminggu pertama itu,. anda akan mendapatkan 7 artikel original namun tanpa optimasi SEO sedikitpun.

Lakukan hal yang sama minggu minggu kedepan, setidaknya selama 3-4 bulan. Diambil langsung dari tulisan tersebut.

Sebenarnya saya sudah berkomentar di sana, tapi pemilik blog tersebut tidak menampilkannya. (Saya tidak tahu kenapa, pemilik blog ini selalu tidak menampilkan komentar saya). Tapi saya masih menyimpan komentar saya tersebut. Karena saya memiliki audit sendiri untuk komentar saya di blog orang lain. Ya, itu termasuk content marketing saya. :)

Berikut kira-kira komentar saya. (saya tulis kira-kira, karena kadang saya berimprovikasi dari rencana sebelumnya)

saya mau menjadi bahan percobaan untuk pembuktian contoh di atas. Mas Kamil yang update tiap hari dan saya yang update 7 hari sekali. Kemudian selama 3 bulan kita publikasikan traffic yang diperoleh dari mesin pencari. Nah, dari situ baru bisa kita simpulkan kebenarannya.

Well, sebenarnya saya bukan hanya tidak setuju dengan alasannya. Tapi juga point ini: SEO yang paling besar nilainya dan memiliki pengaruh paling tinggi adalah konten itu sendiri. Pendapat ini menurut saya hanya benar sebagian.

Maksudnya saya juga percaya bahwa menulis konten yang berkualitas merupakan hal penting. Tapi jika Anda berbicara SEO, Anda tidak bisa melupakan Backlinks dan Social Media. Tiga-tiganya harus Anda kerjakan. Dan masih ada banyak faktor yang juga saling mendukung dan tidak.

Dan saya sungguh kaget dengan statementnya dengan mengatakan SEO yang paling besar pengaruhnya adalah konten. Wow! Saya sendiri tidak tahu yang mana yang paling berpengaruh. Seorang SEO’s hanya bisa meraba-raba! Sebenarnya tidak ada yang tahu mana yang paling berpengaruh dari yang lainnya.

Karena Google tidak pernah memberitahukannya. Tapi jika Anda ingin mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh. Baca Di SEOMoz artikel Search Engine Factors!

2. Sandbox

Dimas Kirana, berkomentar di artikel itu. Bahwa dia kena Sandbox. Ini kondisi yang tidak diinginkan oleh blogger mana pun. Dimas mengatakan begini: blogku kena sandbox ini, apa karena jarang update konten yaa?.

Jawaban Kamil: Kurang tau pasti ya mas.. tapi keliatannya iya

Pendapat saya! Sandbox adalah kondisi dimana Anda diperkirakan oleh Google bahwa website Anda menyalahi aturan Google Webmaster Guidelines. Untuk Dimas, silakan baca di sana. Dan pastikan blog Anda tidak menyalahi aturan tersebut.

Di sana saya BELUM menemukan aturan bahwa jika sebuah blog jarang diupdate, maka blog itu akan dimasukkan Sandbox.

Kesimpulan:

Saya menulis artikel ini sebagai crossing pendapat. Tidak ada maksud untuk menyerang pihak tertentu. Sebenarnya saya harus melakukan crossing pendapat ini di artikel Kamil. Tapi dia tidak mengaprove komentar saya. Padahal saya tidak merasa menyalahi aturan berkomentar.

Jadi sebagai penutup bagaimana pendapat Anda tentang Update Konten/Optimasi SEO dan Sandbox?

17 thoughts on “Posting Singkat: Google Sandbox dan Optimasi SEO

  1. saya berpendapat kontent adalah raja, konten yang berkualitas lebih menentukan seo baik itu yang ditulis rutin mingguan atau lebih..
    kontent yang berkualitas akan selalu dicari oleh pembaca, variabel seo lainnya baru mengikuti seperti share sosmed dan backlink.

    1. dengan kata lain mas ingin mengatakan bahwa konten adalah dasar? Ya kalau itu saya setuju.. tapi konten tanpa pemasaran tidak ada gunanya..
      hehehe..

  2. Visitor bisa datang via SE dan direct.

    Dari pengalaman saya slama ini, kualitas konten mmg membuat visitor lbh banyak datang secara direct, pv lebih tinggi dan bounce rate rendah karena visitor merasa menemukan apa yg mereka cari.

    Beda dg blog dioptimasi full seo dan socmed, visitor mmg lbh bnyk datang via SE dan referall.

    Kalo saya skrg lbh milih kualitas konten dg optimasi seo sekedarnya, hasilnya lbh memuaskan dibanding full seo habis itu kena deindex.

    1. blog yang dioptimasi dengan full seo dan socmed tidak melulu akan memiliki bounce rate tinggi. Ada banyak hal yang membuat bounce rate tinggi, salah satunya penempatan menu, desain, tipografi, dan color scheme (ini dalam sudut pandang User Experience Design).

      Tapi saya selalu setuju jika menulis konten yang bagus itu penting..Yang harus ditandai adalah SEO bukan berarti tidak mempertimbangkan konten. Tidak memperhatikan keinginan pengunjung.Jadi Anda bisa menjalankan tiga2nya sekaligus. SEO, socmed dan Penulisan konten.. Seperti kalimat di scribe content (copyblogger media), content, socmed and SEO = successs

  3. Ada sumber yang menyatakan kalau themes yang dipakai memberi pengaruh juga terhadap seo..
    Soal seo memang sangat rumit dan sampai saat ini sayapun masih harus banyak belajar dari ahlinya seperti anda, mohon share yang banyak soal ilmu seo mas :)
    terima kasih

  4. Blog saya update 6 hari sekali. Nggak tau kenapa tiba-tiba ada surat peringatan dari DMCA. menurutnya ada artikel duplikat. Padahal artikel tersebut merupakan resume dari berbagai sumber. Kira-kira mungkin ga ada yang sengaja lapro ke google tentang kejelekan blog saya? Mohon penjelasannya!

    1. Kalau begitu kejadiannya, mas memang “diduga” melakukan plagiat.. eh, resume? maksudnya mas resume apa?

      Kalau ada laporan dari DMCA, berarti ada yang lapor ke Google.. Bukan berarti itu karena mas update 6 hari sekali. Sama sekali tidak ada hubungannya.. Jadi cara terbaiknya mungkin adalah menghapus posting yang diduga oleh DMCA..Kalau mas bersikeras mempertahankannya, kemudian perbaiki.

  5. bentar-bentar, mas saiful komen di blog saya ?

    wah maaf sekali mas.. kalo mas saiful komentar (maaf) terlalu kepanjangan, selain itu kadangkala ga nyambung sama yang dibicarakan, juga kesannya kayak mas saiful sendiri yang paling pintar.. padahal kita kan sama-sama belajar :D

    jadi jelas sekali kalo komentar mas saiful langsung kena spam.. gara-gara ya itu tadi., saya setting setelan komentar maksimal hanya 90 kata, selebihnya langsung masuk kotak spam. Dan saya setel hapus otomatis jika sudah disana 2 hari..

    saya juga punya beberapa sampel komentar dari mas saiful yang saya gasuka, karna keliatan terkesan mas saiful ingin sekali menjadi pusat perhatian mas.. kalo ga percaya bisa saya ambilkan SS nya.. :oops:

    oiya, buat komentar yang terakhir masuk, entah kenapa ternyata juga masuk spam.. sekarang dah kehapus mas.. maaf.

    terakhir, untuk percobaannya, saya ga yakin bisa ngelakuin itu. Bayangin aja, sehari sekali apdet, belum lagi kualitas yang dipertaruhkan,.. faktor-faktor lain juga pasti ngikut…

    Sekali lagi mas saiful, saya mohon maaf jika selama ini saya menyinggung perasaan mas., mohon dimaafkan, tapi lain kali kalo komentar yang wajar-wajar aja yah.. :lol:

    1. hmm, terlalu panjang? Saya tidak tahu ada aturan seperti itu dalam berkomentar. Anda di sini bisa berkomentar sepanjang yang Anda mau. Tidak nyambung? wah, sepertinya Anda tidak paham maksud saya. atau apakah itu karena Anda tidak mau dikritik? seperti dalam posting lain Anda, Mengatasi Pengejaan Salah dalam Menulis Artikel Blog Saya berkomentar di situ untuk meluruskan point-point Anda yang keliru.

      Seperti kata point di awalan dan di kata depan. di bisa ditaruh seperti ini= dimana dan di mana. Itu sama-sama benar.

      Kemudian akhiran lah, kah juga tidak masalah dipisah atau pun disambung. Jadi penulisan ini berlarilah dan berlari lah adalah sama-sama benar dalam EYD.

      Kalau tidak percaya beli lah buku puisi saya, Anda bisa mencarinya di sini. Di situ banyak penggunaan cara penulisan yang sama sekali berbeda dengan yang Kamil tulis.

      Anda tidak bisa berbohong dengan mengatakan komentar terakhir masuk spam. Karena komentar tersebut tampil setelah saya tekan tombol submit. Kemudian tidak tampil setelah beberapa waktu. Itu artinya Anda (sebagai admin) tidak mengharapkan komentar itu tampil. Dengan kata lain Anda lah yang menghapusnya, bukan karena sistem spam di wordpress dan plugin yang Anda pakai.

      Hmm, kemudian masalah percobaan. Jadi Kamil tidak bisa melakukan percobaan yang mas anjurkan? Wah, itu perilaku yang sangat “cerdik”. Jika memberi contoh kemudian pastikan Anda bisa melakukannya.

      1. well, sepertinya harus ada yang intrrospeksi diri nih.. siapa dulu yang naif, siapa yang munafik, siapa yang sukanya ngambil hak cipta, siapa juga yang ga pernah paham etika blogger.

        terserah mas saiful aja deh.. semuanya saya serahkan pada Sang Penguasa diatas sana.. semoga Dia bisa memberi yang terbaik bagi saya, mas saiful, dan semuanya.

        sekali lagi, makasih sudah diingatkan, makasih udah diberitau, dan dengan demikian, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi..

        sekian mas, mohon maaf tadi saya sempat emosi dikata-katain gitu..

        Muflich Kamil

        1. Hak cipta? naif, munafik, dan etika? Wah ini keluar dari diskusi posting ini.. Saya sedang membicarakan optimasi SEO dan Google Sandbox.

          Tapi jika Anda bermasalah dengan point-point di atas dengan saya, maka mengapa tidak melaporkannya ke DMCA? Dan buktikan bahwa saya menyalahi aturan copyright di sini. Silakan.

  6. oke, saya akan baca peraturannya. kalau kemungkinanku, blog saya kena sandbox karena pernah membuat potingan, nah di dalam postingan tersebut, saya menambahkan link dengan atribut do follow, kemudian beberapa hari kemudian terkena google sandbox deh, apa benar mas gara-gara link do follow???

    1. Pertanyaannya bukan link dofollow dan nofollow. Tapi siapa yang kamu linking. Semua link yang tidak diberi atribut adalah dofollow. Jadi sebagian besar orang yang mengelinks memberinya.. Tidak ada masalah dengan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>